Search This Blog

Wednesday, January 25, 2017

Liburan Singkat Musim Dingin di Taiwan (Sebagian Tempat Wisata di Taipei)

Sudah cukup lama tidak menulis lagi di dalam blog ini setelah beberapa kegiatan yang sempat menyita banyak waktu. Mulai dari perkuliahan dan istilah "hell week" hingga beberapa acara yang diselenggarakan di dalam kampus NCKU.

Setelah satu semester menjalani perkuliahan di jurusan management and business, akhirnya waktu yang paling ditunggu oleh semua mahasiswa (graduate maupun undergraduate) pun datang : WINTER BREAK atau Liburan Musim Dingin.

Sekilas mengenai negara Taiwan, negara ini memiliki empat musim seperti yang dialami oleh negara-negara yang ada di bagian utara garis khatulistiwa. Berbeda dengan Indonesia yang hanya memiliki dua musim: musim panas dan musim hujan, Taiwan memiliki musim panas, semi, gugur dan juga musim dingin.


Untuk musim dingin sendiri dimulai pada akhir bulan november dan akan berakhir pada bulan maret. Dari pengalaman yang saya rasakan selama berada di Taiwan, musim dingin di Taiwan akan dimulai rasa dinginya pada pertengahan januari, atau biasanya mendekati tahun baru imlek (penulisan blog ini sekitar h-3 hari sebelum tahun baru imlek) yang biasanya suhunya akan turun mendekati 10 derajat celcius. 

Jika dibandingkan dengan ibukota negara, yaitu Taipei, Tainan jauh lebih panas ketika musim dingin. Hal ini dikarenakan kota Tainan yang jauh lebih ke bagian selatan negara ini. Menurut perkiraan cuaca, Taipei bisa mencapai 5derajat ketika musim dingin.
Sehingga banyak sekolah membuat liburan yang cukup panjang selama musim dingin (NCKU sendiri memberikan waktu 1 bulan untuk liburan). Tidak hanya alasan cuaca, tetapi juga alasan tahun baru imlek yang dimana orang Taiwan lebih ingin menghabiskan waktunya dengan keluarga besarnya.

Untuk liburan musim dingin kali ini, saya mengunjungi beberapa kota, diantaranya adalah Taipei dan Kaohsiung.
Untuk trip perjalanan ke Taipei, saya menghabiskan waktu dengan teman-teman dari Indonesia yang sama jurusan dengan saya, sedangkan untuk ke Kaohsiung dengan teman-teman seperjuangan angkatan Fall 2016.

Taipei

Taipei merupakan ibukota negara Taiwan yang berada pada bagian utara dari pulau kecil ini.


Taipei bisa diptempuh dengan perjalanan darat maupun udara. Karena saya dan teman-teman menempuh perjalanan darat, maka saya akan memberikan beberapa tips berdasarkan pengalaman saya.
Dari kota Tainan menuju ke Taipei, dapat ditempuh dengan menggunakan bus, kereta api atau THSR (Taiwan High Speed Railway).

Jika menggunakan bus, Taipei dapat ditempuh selama 4 jam ketika malam hari dan 4,5 jam ketika pagi/siang hari (U-bus beroperasi 24 jam) dengan harga yang cukup terjangkau. Waktu itu kami menggunakan U-Bus dengan harga tiket sebesar 340NTD atau sekitar 150,000IDR. Jika menggunakan kereta api biasa memakan waktu selama 4 jam dengan biaya 738NTD atau sekitar 300,000IDR. Sedangkan jika menggunakan THSR atau kereta cepat Taiwan, maka Tainan-Taipei dapat ditempuh hanya dengan 1 jam 50 menit dengan harga tiket 1350NTD atau sekitar 580,000IDR.

Waktu itu kami menggunakan U-Bus keberangkatan pukul 02.00 dini hari sehingga tiba di Taipei tepat pagi hari agar kami bisa menikmati Taipei dari pagi hingga malam lagi. Waktu itu kami tiba pukul 06.00AM. Karena menggunakan U-Bus dengan tujuan Taipei, maka pemberhentian akhir kami ada di Taipei Main Station.


Dari Taipei Main Station, kami mengambil MRT yang berada di basement gedung main station tersebut karena kami berencana untuk meninggalkan barang-barang kami di hotel walaupun kami belum bisa check-in.
MRT di Taipei sangat berbeda dengan MRT yang ada di kota-kota lainnya seperti Kaohsiung. MRT di Taipei memiliki 5 jalur dengan warna yang berbeda, sehingga sebelum berpergian, saya sarankan untuk mengetahui tujuan travelling kemudian menginputnya di applikasi maps di android atau iOS phone.

Hotel yang akan kami tempati selama di Taipei merupakan hotel (khusus) untuk backpacker karena hotel ini sangat unik bagi saya secara pribadi. Hotel kami bernama Hey Bear Capsule yang dimana tempat tidurnya berbentuk kapsul ruang angkasa dan hanya bisa memuat 1 orang. Untuk review dari hotel ini, hotel ini sangat bagus dan terjangkau walaupun kamar mandinya harus sharing dan kamar mandi untuk pria sangat sedikit sehingga harus mengetahui waktu-waktu "sibuk" untuk urusan mandi dan urusan yang lainnya.

Satu kamar besar biasanya memuat 6-8 kapsul. Kebetulan karena kami 7 orang, maka kami diberikan 1 kamar yang berisi 8 kapsul sehingga 1 kapsul diperkhususkan untuk kami agar kami tidak terpisah satu sama lain.


Untuk biaya yang kami habiskan di hotel ini kira-kira sekitar 800NTD atau 344,000IDR per orang untuk 4 hari dan 3 malam. Cukup terjangkau untuk sebuah hotel unik di tengah kota besar seperti Taipei.
Hotel ini menyediakan wifi dan air minum gratis yang dapat di refill kapan saja. Tidak hanya itu, beberapa meter dari hotel terdapat 7-11 dan KFC serta sangat dekat dengan stasiun MRT sehingga lokasi hotel ini cukup strategis.

Jiufen (九份)
Setelah beristirahat dan sarapan selama satu jam di lobby hotel, maka kami memutuskan untuk memulai travelling kami di Taipei. Tujuan pertama kami adalah Jiufen. Tempat ini merupakan salah satu latar belakang yang di gunakan dalam film "Spirited Away". Bukan karena keindahan panoramanya tetapi juga karena kearifan lokal yang terkandung pada tempat ini. Beberapa kawan saya yang merupakan orang asli Taiwan menyarankan saya untuk mengunjungi tempat ini.
Karena tempat ini berada di daerah pegunungan, maka perjalanan yang harus ditempuh cukup panjang, yaitu sekitar 1 jam. Dan saran saya jika kalian pergi ke Jiufen pada musim dingin, ada baiknya jika kalian menggunakan pakaian tebal dan anti air, karena pada musim dingin tempat ini akan selalu hujan.

Untuk mencapai tempat ini dapat menggunakan bus dengan tarif yang cukup terjangkau (kira-kira 18NTD karena saya menggunakan kartu pelajar sebagai alat pembayaran yang sah; gunakanlah kartu pelajar kalian di Taiwan secara maksimal :) ). Untuk bis yang dipilih sendiri harus bis khusus dan ditunggu di tempat pemberhentian bis yang khusus di daerah dekat hotel (gunakan maps)

Di jiufen sendiri sangat banyak toko-toko kecil yang menjual berbagai macam barang, mulai dari gantungan kunci khas taiwan, sepatu tradisional, tas, hingga makanan tradisional taiwan semuanya ada di jiufen. Hal ini dikarenakan jiufen merupakan salah satu tempat wisata favorit yang ada di Taipei. ketika kami mengunjungi Jiufen, sangat banyak turis dari Jepang dan Korea yang berkunjung karena penasaran dengan spirit dari "Spirited Away"

Jalanan kecil Jiufen yang dimana samping kiri dan kanan merupakan toko-toko (Sumber : Putu Dera)

Salah satu sudut Jiufen yang menjadi ciri khas (Sumber : Facebook pribadi)






Kami juga menyempatkan diri untuk makan siang di Jiufen. Makanan di Jiufen masih cukup terjangkau (dengan standar kota besar). Makan siang di Jiufen kira-kira 70-100NTD atau sekitaran 30,000-45,000IDR.
Untuk kembali ke daerah Taipei, bis yang digunakan masih sama tetapi harus menunggu bis di tempat-tempat khusus yang telah disediakan dan harus disesuaikan dengan jadwal dan nomor bis dengan tujuan Taipei City (gunakan maps)

Miniatures Museum of Taipei (袖珍博物館)
Setelah kami sampai di Taipei City, kami melanjutkan perjalanan ke Museum miniatur Taipei. Berdasarkan wikipedia, MMOT (Miniatures Museum of Taipei) ini merupakan museum miniatur pertama yang ada di Asia. Setelah menggunakan MRT dan berjalan kira-kira 300m, maka kami pun tiba di MMOT. Tips dari saya, MMOT memiliki gedung yang sama dengan Taiwan Security Financial Building. MMOT sendiri berada di bagian basement gedung ini. Tarif masuk museum ini adalah sebesar 180NTD atau sebesar 77,400IDR. Museum ini memiliki banyak tema-tema miniatur dan dibuat oleh beberapa seniman dari luar dan dalam Taiwan.










Bake Cheese Tart 台北-風靡日本 北海道食材製作的起士塔
Setelah menikmati MMOT, kemudian kami ingin mencoba salah satu cheese tart yang cukup terkenal di Taipei yang bernama Bake Cheese Tart. Untuk membeli satu biji cheese tart saja kami harus mengantri selama hampir 30 menit karena sangat banyak orang yang akan membeli cheese tart ini. Harga per satuan cheese tart ini sebesar 70NTD tetapi jika membeli 6 buah maka harganya akan menjadi 390NTD atau sekitar 167,700IDR untuk 6 buah. Maybe this is the most delicious cheese tart i've ever tasted. 


Maokong Gondola 貓空纜車
Pada hari kedua liburan kami di Taipei, kami berencana akan naik Gondola di daerah Mokong, Taipei. Mokong sendiri merupakan daerah yang ada di pegunungan yang dimana salah satu akses untuk bisa menikmati kota Taipei dari atas gunung adalah dengan naik gondola. Untuk satu kali naik ke daerah mokong dengan menggunakan Gondola dibandrol dengan harga 120NTD atau sekitar 50,000IDR. Lama perjalanan dari bawah ke atas Mokong kira-kira 20-30 menit. Dari atas gondola, kami bisa menikmati daerah hijau dan juga sebagian kota Taipei.
sebelum naik gondola

di atas gondola



Maokong 貓空
Setelah Gondola telah sampai di daerah Maokong, kami pun hendak mencari makan siang. Cuaca di daerah Maokong sendiri cukup berembun dan hujan rintik-rintik. Di daerah sini juga yang sangat terkenal adalah kedai teh yang ada di sepanjang jalan turun kembali ke Taipei City. Tetapi tidak hanya kedai teh, tetapi ada juga mini food court bagi kami untuk makan siang. Dan harga makanan di daerah Maokong masih cukup terjangkau pula, hampir sama seperti harga makanan di Jiufen, bahkan lebih murah. Tidak hanya itu, makanan ringan seperti jagung rebus atau bakar, hingga jajanan cumi bakar juga ada dengan harga yang masih tergolong murah. Setelah menyelesaikan wisata kuliner kami di daerah Maokong, kami pun berencana untuk turun dan kembali ke stasiun Taipei zoo dan hendak melanjutkan wisata kami ke Kebun Binatang Taipei. BonBin ini memiliki daya tarik tersendiri yaitu Panda yang mereka pelihara di dalam kebun binatang. Untuk turun kembali ke daerah stasiun, kami harus menunggu mini bus yang akan mengangkut penumpang dari halte di Maokong 30 menit sekali dengan harga 18NTD (Harga Mahasiswa)




Taipei Zoo 臺北市立動物園

Setelah kami turun dan tiba kembali ke stasiun Taipei Zoo, tidak perlu berjalan cukup jauh untuk sampai ke Kebun Binatang Taipei. Harga tiket masuk sangatlah murah, hanya sekitar 30NTD untuk orang dewasa atau sebesar 13,000IDR.





Taipei 101 臺北101
Dikarenakan jam operasional Taipei Zoo hanya sampai pukul 17.00 maka kami pun harus segera keluar dan pergi ke tujuan selanjutnya, yaitu Taipei 101. Taipei 101 merupakan gedung tertinggi yang ada di Taiwan bahkan sempat menjadi gedung tertinggi di dunia hingga tahun 2004. Taipei 101 merupakan gedung perkantoran serta gedung pusat perbelanjaan. Untuk mencapai tempat ini bisa menggunakan MRT (Stasiun MRT Taipei 101 tepat berada di bawah gedungnya sehingga ketika kita keluar dari stasiun dan menghadap ke atas, maka yang pertama dilihat adalah puncak Taipei 101) serta menggunakan bus dengan harga 18NTD. Untuk harga MRT sendiri bervariasi tergantung jauh atau dekatnya tujuan stasiun pemberhentian kita.
Di Taipei 101 juga merupakan pusat pergantian tahun setiap tanggal 31 Desember.

Pada waktu pergantian tahun 2016-2017 lalu, saya sempat menikmati kembang api yang berdurasi 10 menit di Taipei 101.Karena menjadi pusat ketika pergantian tahun, maka banyak jalanan di dekat gedung ini harus ditutup, jadi saya sarankan jika hendak menghabiskan malam pergantian tahun di tempat ini, datanglah lebih awal karena akan ada ribuan orang yang akan duduk di jalanan di tempat terbaik untuk menikmati fireworks. Saran saya datanglah sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Jika ingin membawa makanan dan makan sambil menunggu fireworks diperbolehkan tetapi sampah-sampahnya harus dibersihkan sendiri semenjak Taiwan sangat disiplin mengenai kebersihan.


Elephant Mountain (象山)
Namun, jika kalian ingin melihat Taipei 101 dari kejauhan dan dengan latar belakang kota Taipei, saya sarankan untuk pergi ke Elephant Mountain, karena gunung ini diperkhususkan untuk turis agar dapat melihat Taipei 101 dan kota Taipei dari kejauhan dengan ketinggian 183 m. Namun, karena ini merupakan gunung, kalian harus memiliki kekuatan extra untuk menaiki anak tangga agar bisa sampai ke spot2 foto yang ada di gunung ini. Ada 3 spot foto, tetapi spot yang terbaik adalah di bagian 6 giant rocks, yang merupakan spot kedua dari bawah gunung. Elephant Mountain is free!! (Thanks to David, my new Taiwanese friend who guide us in this city)


perjalanan menaiki anak tangga

one of the giant rocks

spot ketiga


spot kedua (the 6 giant rocks)
Ximending 西門町
Salah satu tempat perbelanjaan yang cukup terkenal adalah Ximending. Cukup dengan naik MRT dan tepat di depan stasiun MRT Ximending, para turis akan langsung di sambut dengan toko-toko perbelanjaan dan pada malam hari akan ada Night Market sepanjang jalan tersebut.



Shilin Night Market 士林夜市
Pada malam harinya kami melanjutkan ke salah satu night market yang paling terkenal dan terbesar di Kota Taipei, yaitu Shilin Night Market. Sama dengan Ximending, untuk mencapai Shilin tidaklah sulit jika menggunakan MRT.
Night market terbesar ini menjajakan beragam makanan. Mulai dari makanan khas Taiwan yaitu stinky tofu hingga makanan traditional Taiwan yang telah dimodernisasikan.
Salah satu yang cukup terkenal adalah Ayam fillet dengan ukuran jumbo


Tidak hanya jajanan, di night market ini juga terkenal dengan seafood nya yang berada di bagian basement night market ini
Serta sangat banyak toko yang menjual souvenir khusus untuk para turis yang berkunjung. Tidak heran jika night market ini sangat terkenal di Taipei



Chiang Khai Sek Memorial Hall 中正紀念堂
Merupakan monumen serta museum untuk memperingati Chiang Khai Sek sebagai pendiri serta presiden pertama dari negara Taiwan. Di dalam monumen ini terdapat patung dari Chiang Kai Sek yang dijaga oleh beberapa penjaga yang dimana setiap jam nya akan ada atraksi pergantian penjaga yang menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Tidak ada biaya untuk masuk ke tempat ini begitu pula dengan museumnya.
Penulis - Putu Dera - Andhika - Ayu - Wahyu

atraksi pergantian penjaga

monumen CKS pada senja

Pintu gerbang CKS


Mungkin itu adalah sebagian tempat wisata yang ada di Taipei yang bisa menjadi rujukan untuk travelling... Happy Travelling...

Traveler :
Yabes David
Putu Dera
Ayu
Wahyu
Andika
Vio
Alvin

Thanks to:
David
Mas Zhendi 

Tuesday, December 13, 2016

Nothing Special [Eng]


There's nothing special in this picture. I took this picture on Sunday (18/9) after sunday service in one of the biggest shopping mall in Tainan.

This picture only show my friends walk and there are some local people which is Taiwanese. In Yellow circle I spot a father teach his son to bike a bicycle and in the red one, his brother made a way for his little brother so he got a free way in his bike lesson.

A Good Father...

But suddenly, I remembered, every one of us like this little boy when we were a young boy. When we learn how to bike, we always fall down.

Then my mind attentive to some verse come from an old scripture written by king David said "As a father has compassion on his children, so the LORD has compassion on those who fear him;"

I never feel like a home when I saw this picture. My mind updated again regarding Father's Love. There is an eternal Father for all of us, Father for fatherless or the orphan; Father for man and woman.

As my father, even I am a big boy now and almost become a man, but my father always take care of me, always provide what I need, not only what I need but also what I dont need he also provide me. He keep me from something bad even I can take care of my self. My father always ask me about my condition; so do our Eternal Father.

When I took this picture, this boy has already fallen and they tried to bike again. And what I witness is this father help his son to stand and try again to bike.



Tuesday, September 13, 2016

H.O.P.E

"Tetapi seperti ada tertulis :"Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: Semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia" 1 Korintus 2:9


Tidak pernah terlintas dalam benak ketika 3 tahun yang lalu bisa keluar negri tanpa bantuan orang tua. Seperti banyak traveler yang mengungkapkan bahwa travelling is addicted. Setelah mendapatkan visa Jepang, USA, dan akhirnya saya pun mendapatkan visa ketiga saya, yaitu TAIWAN.
Sebuah (mungkin) negara yang tidak terlalu besar tapi bisa dikatakan negara maju dalam banyak bidang. Walaupun negara Taiwan belum diakui oleh beberapa negara lainnya bahkan PBB, tapi Taiwan memiliki daya tarik tersendiri untuk beberapa traveler khususnya yang dari Indonesia.

Mungkin ada beberapa segelintir orang yang menanyakan, mengapa saya memilih taiwan dibandingkan negara lain. Well, since Taiwan offer scholarship without any terms and conditions (tidak seperti beasiswa yang dari pemerintah itu), pendidikan di Asia juga tidak kalah majunya dengan pendidikan di Eropa dan Amerika. Bahkan, dari diskusi dengan beberapa senior, pendidikan di salah satu benua di dunia ini telah "dicemari" oleh paham humanisme yang membuat ilmu pengetahuan tidak pada faedahnya lagi.

Tidak hanya itu, pemilihan Taiwan juga didasarkan oleh bahasa nya sendiri. Bahasa mandarin telah diakui sebagai bahasa resmi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan akan menjadi bahasa universal yang bisa saja menggantikan bahasa inggris sebagai bahasa pemersatu. 

Dari beberapa sedikit alasan itulah saya memilih Taiwan sebagai negara tujuan untuk melanjutkan S2 saya. 


Lost Hope

Pada bulan januari 2016, beberapa universitas di Taiwan telah membuka pendaftaranya untuk international student, dan ada 2 universitas yang mendapatkan perhatian saya. NTUST (National Taiwan University of Science and Technology) dan NCKU (National Cheng Kung University). Untuk NTUST saya memilih Industrial Management dan untuk NCKU saya memilih IMBA (International MBA dan Industrial Management) Kedua universitas ini mendapatkan banyak perhatian saya karena banyak senior saya yang melanjutkan S2 di kedua tempat ini dan kedua universitas ini juga sering "kejar-kejaran" dalam hal ranking (setelah NTU, karena NTU yang terbaik di Taiwan)
Karena masih mengurusi urusan yudisium di awal tahun ini, maka waktu untuk melakukan pendaftaran di kedua universitas ini mengalami hambatan sehingga saya baru bisa melakukan pendaftaran di bulan maret, mendekati deadline dari admission kedua universitas ini. Tidak hanya itu, kesibukan dari wisuda 113 ITS juga membuat perhatian saya terbagi menjadi dua.

Beberapa kendala pun harus saya hadapi. Untuk NTUST sendiri, mereka menginginkan beberapa dokumen harus dikirimkan dalam bentuk hardcopy dan deadline dari admissionya sendiri sudah h-4 hari. saya pun berusaha mencari tahu tentang jasa pengiriman ke Taiwan dan ternyata pengiriman ke Taiwan membutuhkan waktu 3-4 hari kerja. Padahal waktu itu hari Jumat dan deadline nya adalah hari selasa. otomatis tidak ada waktu untuk mengirimkan berkas tersebut. Sehingga, untuk NTUST sudah tidak ada harapan lagi.

Akhirnya my last hope is in NCKU. Karena deadline juga yang telah mendekati ajal, ada beberapa dokumen yang tidak saya persiapkan dengan baik dan terkesan asal-asalan tapi untungnya NCKU hanya meminta semua dokumen dikirim via ONLINE. Seperti nilai TOEFL yang saya yang telah kedaluarsa dan recommendation letter dari dosen yang terkesan "asal jadi", biografi dan study plan yang seadanya dan sebagainya. Sebelumnya, NCKU meminta untuk melakukan pembayaran uang pendaftaran yang cukup mahal jika dirupiahkan sehingga mau atau tidak mau saya harus melaksanakan prosesi admission ini supaya uang pendaftaran saya tidak sia-sia. Akhirnya setelah meng-upload semua dokumen tepat h-1 sebelum deadline, saya pun merasa tenang tetapi banyak intimidasi yang membuat saya pesimis dalam hal menanti pengumuman NCKU ini. 

TOEFL merupakan salah satu dokumen yang sangat esensial karena tanpa TOEFL orang-orang akan tahu seberapa bisa kita dalam berbahasa. Dan dokumen TOEFL yang saya kirim telah kedaluarsa sehingga membuat saya hilang harapan diterima di NCKU.

Karena saya tau, saya sudah pasti tidak diterima oleh NCKU, akhirnya saya pun mempersiapkan diri untuk mengambil IELTS dan mencari universitas lain yang memberikan beasiswa lokal dari pemerintah negara tujuan atau beasiswa dari universitas.


Nothing is Impossible in God

Selama mempersiapkan IELTS test, saya pun juga berdoa. Iya, tidak ada hal lain yang bisa mengobati rasa kehilangan pengharapan selain berdoa. 
Doa yang saya panjatkan pun bisa dibilang salah, karena saya berdoa untuk keinginan ku sendiri.

Dan saya pun belajar bahwa hubungan kedekatan kita dengan sang Pencipta tidak ditentukan oleh hal-hal yang duniawi. Saya belajar bahwa apa yang menjadi keinginan kita belum tentu menjadi keinginan Tuhan. Akhirnya setelah beberapa minggu berdoa agar apa yang saya inginkan terpenuhi, saya pun berdoa agar apapun kehendakNya yang terjadi dan apapun kehendakNya baik itu sesuai dengan keinginanku ataupun tidak, saya akan tetap mencintaiNya.

Seperti yang Mario Teguh katakan, doa membuat kita lebih tenang dan lebih ikhlas dalam menghadapi sesuatu. Dan itu juga terjadi terhadap saya. Saya pun lebih tenang dan lebih ikhlas jika saya lulus atau tidak lulus. Because all I need is not those Universities, but all I need is a favor from God.

Karena Doa yang membuat saya tenang dan ikhlas, dan karena DOA yang membuat saya lebih mengerti kehendak Pencipta, akhirnya dengan DOA pun saya menghadapi hari H pengumuman NCKU. 
Karena pengumumanya secara online di website, saya pun leluasa melihat nama-nama orang lain yang dinyatakan lulus.


Ada 27 halaman yang menyatakan kelulusan calon mahasiswa s2 dari seluruh dunia.
Dan ketika saya melihat nomor 300, saya pun tidak mempercayainya karena nomor 300 adalah nama saya dengan admission status : ACCEPTED.

Tidak ada yang bisa menggagalkan kehendak Tuhan. Saya pun bersyukur untuk perasaan Lost Hope yang saya alami sebelumnya yang akhirnya membuat saya mengerti tentang DOA dan Kehendak Tuhan. Ternyata Tuhan memiliki rancangan yang indah bagi setiap umatnya.


"Sebab aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku menegnai kamu, demikianlah FIRMAN TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan"




Saturday, October 17, 2015

Surga atau Neraka

waktu menunjukan pukul 23:14 ketika tulisan ini saya tulis pada hari sabtu tanggal 17 oktober 2015. Tepat pada waktu saya memikirkan sesuatu yang selama ini telah saya pikirkan. Apakah tujuan dari kehidupan ini?
ada beberapa orang yang mengatakan dan mendeklarasikan bahwa kehidupan ini untuk membahagiakan dirinya dan orang disekitarnya. bahkan ada juga beberapa orang yang menganut paham "YOLO" sehingga semua hal harus dia coba sebelum menghembuskan nafas terakhir.
beberapa peneliti menyatakan bahwa umur seseorang rata-rata hanya sampai 70 tahun. setelah itu, jika dia masih hidup berarti dia memiliki sistem imun dan ketahanan tubuh yang cukup kuat, tapi jika dia sudah tidak ada berarti memang waktunya untuk menyelesaikan aktifitasnya di bumi ini.
Sebuah pertanyaan selalu terngiang dalam benak saya, kemanakah kita sehabis kita meninggal dunia? Jika memang surga dan neraka itu benar-benar ada, kemanakah kita akan pergi? jika memang benar ada berarti kita akan mengalami kehidupan yang kedua (keabadian), lantas untuk apakah kehidupan yang pertama ini?

Kehidupan pertama memang adalah kehidupan yang real, yang sangat terlihat dalam jangka waktu yang panjang. Apa yang terjadi di hari esok merupakan hasil perbuatan kita di hari ini. ada beberapa yang mengejar kesuksesan, kekayaan, kedudukan, bahkan gelar pun diraih sebanyak dan setinggi mungkin. Tapi, apakah semuanya itu akan memberikan dampak kepada keabadian kita?

dalam kepercayaan yang saya percaya, kehidupan pertama manusia ini merupakan persiapan kita sebagai manusia untuk memasuki keabadian. Kehidupan pertama kita ini merupakan Masa Orientasi Jiwa kita untuk bersiap-siap masuk ke dalam keabadian. Apakah jiwa dan roh kita siap untuk memasuki tahap keabadian? apakah jiwa dan roh kita siap untuk menghadapi kebudayaan yang baru yang sangat berbeda dengan kebudayaan kemanusiaan kita sekarang?
Ketika melakukan sesuatu, saya sering mengingatkan diri saya bahwa apapun yang saya lakukan, baik itu belajar, membaca, makan, mandi, bahkan hang out pun, harus dilandaskan pada tujuan akhir kita nanti, kekekalan.

"Lakukan yang terbaik dari kehidupanmu dan buat itu berharga" merupakan kata-kata yang langsung terlintas dalam pikiran saya ketika menulis tulisan ini.

saya bukan seorang ahli agama atau bahkan membanggakan agama saya. saya tidak memiliki pengetahuan yang luas mengenai kitab yang saya percaya sebagai tuntunan saya untuk mempersiapkan diri saya masuk ke keabadian. saya sangatlah bodoh jika disuruh untuk berdebat tentang agama atau bahkan sejarah. dan sebenarnya saya tidak peduli.

salah satu sifat manusia yang diturunkan oleh sang pencipta adalah sifat kebebasan. manusia diberikan kebebasan untuk mempercayai apa yang dia mau percayai. Manusia memiliki kebebasan untuk memilih tuhan yang sesuai jalan pikirannya.
Bahkan manusia diberikan kebabasan mengenai keabadian yang akan dijalaninya kelak

ada 2 jenis keabadian, apakah kita akan abadi di dalam kesukaan kekal atau yang biasa orang-orang sebut dengan surga atau abadi dengan penderitaan (neraka) *hanya bagi orang yang mempercayai tentang konsep surga dan neraka, dan saya mempercayainya

kebebasan untuk memilih surga atau neraka dapat diaplikasikan dalam kehidupan pertama. Tuhan itu maha segalanya, bahkan manusia pun diberikan kebebasan untuk memilih keabadianya kelak.

"Life is a choice" salah satu perkataan dari public figure yang pernah saya temui.

Apakah 70 tahun merupakan waktu yang cukup untuk memilih keabadian kita? jawaban dari pertanyaan tersebut datang dari jiwa kita yang terdalam. bahkan kita tidak tahu apakah kita akan hidup tepat 70, lebih atau bahkan kurang dari angka tersebut.

dan jika saya menarik garis merah antara konsep "hari esok merupakan hasil dari hari ini" dan konsep "life is a choice", maka kita memiliki pilihan untuk menentukan hari esok kita, yang dimana kita tidak tau apakah besok kita masih ada di dunia ini, atau bahkan di surga atau neraka. Pilihan itu ada di dalam tanganmu kawan. Pilihlah hari esok mu dengan melakukan berdasarkan pilihanmu tersebut pada hari ini. hingga sang Maha Pemilik itu mengatakan "cukup waktumu di dunia" maka hasil dari apa yang kau lakukan hari ini akan menentukan "hari esokmu"


pilihlah pilihanmu, hidupi pilihanmu tersebut hari ini, dan menunggu waktu Tuhan.

God bless you, kawanku!


Tuesday, August 4, 2015

Freedom from colonization?

few more weeks and Indonesia will celebrate one of the biggest day in Indonesia's history : The Independence Day. The day when our Founding Father declared our freedom for colonization for 3 centuries. The story was told from generation to generation when Mr. Soekarno and Mr. Hatta and other important people arrange Indonesia's national principle. and the history told us, the night before 17th August, 1945 , Mr. Soekarno and Mr. Hatta were kidnapped and one night they have to think and write the most famous independence speech which is spoken every year in independence ceremony = "Proklamasi" or "Proclamation"

i quoted one of proclamation's section "we declare our independence"

many Indonesian especially who called them as "the intellect one" still confuse about this word and what actually happen in Indonesia now. The elder said that we have already won from colonization, but unfortunately we still facing another colonization. some of them believe we still facing "in-tolerance colonization", economic colonization, even "western colonization" through culture or private company which open their company in Indonesia and try to take all Indonesia's natural resources.

when i was in high school, i joined Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) or flag raisers. i joined paskibra because i do not know what kind of extracurricular that i have to join. 

i still remembered when i was in 1st grade of high school, i have to practice everyday under scorching sun since we have to   take part in 17th August Flag Ceremony. the Biggest ceremony in our school. 

the practice also in semi-military condition and made me think at the moment = is this the real independence for me?
as mankind, naturally, we wants to be free. free from everything that we want to be free. i thought Indonesia fought the colonial because they want to be free. 

maybe "Indonesia" had already free from their colonization, it is the time for Indonesia to give independence to their citizen.
freedom in believing in religion, freedom from poverty, corruption, even freedom is speech.

for you Indonesian, and if you have social media such facebook, you will see the fact that Indonesia, nowdays, give freedom to their citizen to speech or express their opinions, etc. including to criticize our president, Mr. Joko Widodo.

when people know their right regarding their freedom of speech, they try to elaborate the meaning of speech by sending some propaganda in the middle of people who "lazy-to-read". those who spread the propaganda knows our weakness as Indonesian. we are faint to read and prefer to read news in Facebook (in someone's status or news in Facebook) rather read in news itself. 

we as Indonesian are easily provoked by propaganda that spread in Social Media. Yes, Indonesia is one of the biggest number of Facebook user. from The Wall Street on 2014, Indonesia reached 69 million of Facebook member and it make the "news" easily to spread in our society. 
we (including me) prefer to read the news from the facebook (from someone status or link) then we have to read it in newspaper conventional.

 it is your freedom actually wherever you want to read the news, whatever you want to believe it or not, and the most important thing for me is : it is your freedom if you want to be the smart reader or the (sorry) foolish one.

friend of mine once said to me regarding in-tolerance problem that happened in Indonesia : "if you do not know the problem you better shut-up rather than you speak, and you dont know the problem it means you spread propaganda to others"

once again i said, it is your freedom to be a smart reader or a empty-headed.


best,
Yabs

Tuesday, June 16, 2015

Engineer tanpa politik hanyalah kuli - bagian 1

Beberapa bulan lalu ketika beberapa keredaksian dari Dimensi mengikuti kuliah tamu dari SOSMAS HMM mengenai pergerakan mahasiswa, ada satu statement yang akhirnya kami buat yang bisa membangkitkan kembali pergerakan mahasiswa dan membuat mahasiswa khususnya teknik Mesin dapat kembali lagi ke habitat awalnya, untuk bisa menjadi tumpuan negri ini. bahwa Engineer tanpa ilmu politik hanyalah seorang kuli yang bisa di suruh membuat atau merancang sebuah mesin, bukan mengambil keputusan yang bijaksana, bukan sebagai Agent of Change yang akan mengubah sebuah struktur (pemerintahan mungkin) dengan sebuah pengambilan keputusan.






Menurut salah satu staff departemen komunikasi dan informasi (kominfo) dari BEM FTI ITS periode 2012-2013 mengungkapkan bahwa politik dan engineer itu sangat dekat hakikatnya, tetapi sayangnya mahasiswa ITS masih kebanyakan menganggap POLITIK itu adalah sesuatu yang sangat kotor. "Saya Pernah bertanya kepada salah satu anak ITS yang mungkin sangat anti yang namanya politik, dia berkata kalau kita sebagai mahasiswa ITS itu kuliah engineering yah harusnya tentang engineering saja. nanti urusan politik serahkan saja sama yang ahli. Dia (anak ITS yang katanya anti Politik -red) berkata bahwa akan mencoba berkontribusi lewat BUMN dsb.


Menurut opini staff kominfo yang tidak mau disebutkan namanya ini, percuma saja jika kita tidak mengerti politik dan mau berkontribusi misalnya di BUMN. Jika mindset pikiran kita hanya bekerja saja dan tidak mau memimpin atau kasarnya hanya jadi kuli, mungkin politik tidak menjadi sesuatu yang penting. Tetapi jika mainset kita sebagai seorang Agent Of Change atau sebagai "History Maker" yah mengertilah sedikit tentang politik.

Dia juga menambahkan bahwa jika engineer tidak mengerti politik akan berdampak buruk kepada engineer itu sendiri. "Misalnya seorang engineer dalam mengambil keputusan harus berbasis hukum juga, misalnya K3 itu ada standar dari pemerintah, power plant juga. Kalau misalnya engineer tidak tau aturan dan perkembangan negara, maka keputusan yang dia buat gak akan sejalan sama aturan negara."

Dia juga berpesan agar mahasiswa melek politik, banyak membaca tentang apa yang sedang terjadi di negara kita, "jangan kalo membaca koran, bagian olahraganya dulu yang di baca" serunya.
dia juga berpesan, ITS yang sekarang sudah mulai terangkat namanya, para mahasiswanya harus peka terhadap perkembangan politik dan peka juga terhadap nasib rakyat.




Berbeda dengan Esteban M52 (nama samaran), yang mengatakan bahwa politik itu tidak penting. "Hmm, mungkin bukan bidang kita sebagai engineer untuk bicara politik dan aku gak ngerti yang namanya politik dan mindset aku tentang politik sudah negatif, jadinya tambah males." tandasnya.

tetapi, di balik ketidaksukaannya akan politik, esteban M52 mengakui bahwa politik memiliki dampak yang cukup besar dalam kehidupan engineer kedepannya. Dia berkata, "Tapi, politik udah masuk ke dunia engineer. contohnya di perusahaan-perusahaan. kalau anak teknik gak ngerti politik bisa-bisa dibodohin"

Hampir sama dengan esteban M52, MF M56 mengungkapkan bahwa politik kadang membingungkan sehingga membuat beberapa mahasiswa ITS tidak mau menyentuhnya. "Saya pribadi awalnya suka tentang politik namun ketika saya lihat politik di Indonesia, kenapa ketika ada sebuah gagasan yang bisa memajukan Indonesia politik malah menghambat? " kata MF



Sebenarnya yang menjadi masalah adalah mindset mahasiswa ITS yang mengatakan bahwa Politik sudah sangat buruk dan jelek. Pertanyaan yang dapat ditanyakan adalah kenapa bisa mindset mereka menjadi jelek? 
Anis Baswedan (Rektor Universitas Paramadinaa) pernah berkata dalam wawancara bersama Najwa Shihab bahwa kenapa negara ini memiliki politikus yang buruk? karena semua orang baik lebih bersikap diam daripada bergerak, sehingga yang jahat dapat berkuasa.

Mungkin itu bisa menjadi jawaban kenapa mindset beberapa mahasiswa ITS sudah menjadi jelek mengenai politik. karena sebagian mereka lebih memilih diam dan menonton negara ini di porak-porandakan oleh beberapa orang yang hanya mengejar keinginan pribadi. 
Karena sudah terlanjur porak-poranda mungkin menjadi alasan juga kenapa beberapa mahasiswa ITS sudah malas dan tidak mau lagi berkecimpung dalam dunia politik.
Tidak ada salahnya jika mahasiswa belajar sedikit tentang politik, membaca dan megetahui prosedur dan undang-undang negara tentang Energi dan Minyak (yang sesuai dengan latar belakang kita sebagai Engineer), dan juga belajar bagaimana cara untuk mengambil sebuah keputusan (jika kita menjadi pemimpin perusahaan) yang berasaskan pancasila dan undang-undang.
Percuma toh nanti kalo misalnya kita mau membuka sebuah lapangan kerja atau berwirausaha tapi tidak menbgetahui aturan dan perundang-undangan tentang wirausaha, salah satunya ada pada Peraturan Pemerintah Nomr 60 tahun 2013 dan juga Nomor 27 tahun 2013 tentang pengembangan inkubator wirausaha.

Banyak negarawan kita yang berlatar belakang engineer dan berhasil menjadi pemimpin karena dimulai dari pikiran mereka yang kritis terhadap lingkungan mereka. Contohnya, mantan Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.


 beliau masih bekerja sebagai arsitek dan juga sebagai pemikir bagaimana cara membuat Indonesia dapat merdeka. bahkan Belanda sempat menahan Soekarno karena pikirannya yang cukup kritis sehingga dapat menghasut masyarakat untuk melakukan perlawanan. bahkan ketika beliau di tahan di penjara elit Belanda, Soekarno menemukan cara untuk dapat berkomunikasi denga istrinya yaitu dengan menggunakan telur dimana cara yang digunakan sedikit berbeda yaitu dengan menusuk jarum ke telur. Jika satu tusukan pada telur berarti kabar baik, jika tusukan sebanyak dua kali pada telur artinya seorang teman Soekarno tertangkap namun jika terdapat tiga tusukan berarti aktivis kemerdekaan yang ditangkap cukup besar.


Contoh lain adalah tahanan KPK, yang dulunya adalah kepala satuan khusus SKK MIGAS, Rudi Rubiadini yang merupakan salah satu akademisi yang cukup pintar di bidang perminyakan. Karena beliau mau belajar politik, beliau bisa menjadi ketua SKK Migas, tetapi menyelewengkan kekuasaannya  yang akhirnya menjebloskan dia kedalam penjara. 



Selama tujuan kita baik untuk mempelajari politik, niscaya negara ini akan menjadi lebih baik dari masa sekarang. Karena pada zaman dulu, orang-orang yang bergerak di bidang politik adalah orang-orang yang memiliki tujuan mulia terhadap negaranya. Mahfud MD pun berkata "Dulu tokoh-tokoh kita berpolitik itu bersih, tidak ada yang pakai uang seperti sekarang, sehingga membuat politik menjadi kotor. Tetapi, jangan lupa bahwa politik itu merupakan fitrah manusia," kata tokoh asal Pamekasan, Madura, itu. 



Mulailah dari membaca, dan selalu menanyakan "Mengapa" terhadap apa yang kau baca untuk melatih pikiran kritismu (ybs/dimensi)

Saturday, June 13, 2015

Karena kehidupan punya tujuan !


Mungkin kita pernah berpikir seperti "Kok gue nggak seperti si A yang pandai dalam mata kuliah ini yah" atau "Kok gue nggak jago organisasi seperti si B ya".

Kekurangan itu Timbul Jika Kita Membandingkan
"Bagaimana saya merasa bahwa saya sipit kalau saya tidak melihat teman saya yang matanya belo? Bagaimana saya merasa pendek kalau saya tidak melihat teman saya yang tinggi?"

Tanpa kita sadari. Kita seringkali membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Kita lupa bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan bentuk dan karakter yang berbeda untuk tujuan yang berbeda-beda pula.

Si A diciptakan Tuhan menjadi orang yang teliti dan pandai berhitung bisa jadi karena si A akan memiliki pekerjaan sebagai konsultan dan ahli keuangan yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Si B diciptakan Tuhan menjadi orang yang pandai menggambar bisa jadi karena gambar-gambar yang dibuat si B dapat menginspirasi orang banyak.

Jika kita membandingkan diri kita dengan orang lain dan menganggap itu tidak adil, maka sesungguhnya kitalah yang belum mengerti dengan maksud apa Tuhan menciptakan kita.

Setiap Orang Pintar dalam Bidangnya Masing-masing

Pada kebanyakan organisasi dan perusahaan, ada orang yang kinerjanya kurang memuaskan. Salah satu penyebab dari kurangnya kinerja tersebut bisa jadi karena penempatan yang salah. Pekerjaan yang dilakukan oleh orang tersebut bukan pekerjaan yang sesuai dengan passion dan potensinya. Walaupun orang tersebut bisa melakukannya, suatu saat akan muncul titik jenuh yang membuat kinerjanya menurun.
"Orang bodoh adalah orang yang TAHU, tapi TIDAK MAU berubah,".

Pertanyaannya, sudahkan kalian mengerti apa sesungguhnya passion dan potensi kalian? Jika belum, carilah terus dengan cara mengeksplor diri lebih banyak. Jika sudah tahu, pastikan kalian melangkah dengan benar. Berubahlah jika kalian tahu bahwa kalian ada di jalan atau penempatan yang salah.

Mengertilah apa yang menjadi maksud dan tujuan engkau di lahirkan di dunia ini. Tuhan itu sempurna, pasti tidak pernah melakukan kesalahan, termasuk menciptakaan seseorang bukanlah sebuah kesalahan dan bukan sebuah kebetulan, walaupun mungkin (maaf) orang tersebut lahir secara "kecelakaan" tapi kehidupan seseorang sangat berharga untuk di sia-siakan


Setiap orang itu spesial dan percayalah akan keunikan diri kita sendiri dan bersyukurlah akan hal itu. karena Tuhan menciptakan kita dengan tujuan yang mulia .BE BLESSED! (ybs)